Analisis Miskonsepsi Menggunakan Four Tier Diagnostic Test Berbantuan Google Form pada Materi Tekanan Zat

Windi Oktaviani Putri, Haratua Tiur Maria, Hamdani Hamdani

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki konsepsi dan miskonsepsi peserta didik pada materi tekanan zat dan perbedaan miskonsepsi antara peserta didik laki-laki dengan perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 2 Nanga Pinoh. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 127 orang terdiri dari 53 orang peserta didik laki-laki dan 73 orang peserta didik perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan pemberian tes diagnostik four tier berbantuan google form kepada peserta didik kelas VIII. Analisis data penelitian ini dilakukan dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil miskonsepsi paling tinggi pada nomor soal 8 sebesar 45% dengan indikator mengidentifikasi pengaruh banyaknya zat cair pada kedudukan benda, sedangkan miskonsepsi terendah pada nomor soal 1 sebesar 14% dengan indikator mengidentifikasi pengaruh luas penampang benda yang berbeda terhadap tekanan yang dihasilkan. Persentase rata-rata peserta didik yang mengalami miskonsepsi sebesar 30% dan termasuk dalam kategori rendah. Serta tidak ada perbedaan miskonsepsi antara peserta didik laki-laki dan perempuan. Dengan nilai chi kuadrat hitung (5,892) lebih kecil dari nilai chi kuadrat tabel (16,919).

Keywords


Analisis Miskonsepsi; Four Tier Diagnostic Test berbantuan Google Form; Perbedaan Miskonsepsi berdasarkan Gender

Full Text:

PDF

References


Arifin, Z. (2017). Mengembangkan Instrumen Pengukur Critical Thinking Skills Siswa Pada Pembelajaran Matematika Abad 21. Theorems (The Original Research of Mathematics), 1(2).

Daniati, S., Djudin, T., & Hamdani, H. (n.d.). Miskonsepsi Siswa Pada Materi Listrik Statis Di Kelas XII SMA Negeri 9 Pontianak. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 7(1).

Elisa, E., Mardiyah, A., & Ariaji, R. (2017). Peningkatan Pemahaman Konsep Fisika dan Aktivitas Mahasiswa Melalui PhET Simulation. PeTeKa, 1(1), 15–20.

Giancoli C. Dauglas. (2014). Fisika Jilid I. Erlangga.

Guru, B. (2013). Ilmu Pengetahuan Alam. Jakarta: Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.

Harmania, A., Aisyah, & Patandean, A. J. (2019). Miskonsepsi Materi Fluida Statis Pada Peserta Didik Kelas XI MIA 7 SMA Negeri 1 Gowa. Prosiding Seminar Nasional Fisika, 2. https://ojs.unm.ac.id/semnasfisika/article/view/12885.

Irmaya, F. P., & Sunarti, T. (2020). Validitas Instrumen Penilaian Berbantuan Google Form Untuk Mengukur Kemampuan Berpikir Kreatif Fisika Pada Bahasan Fluida Dinamis. Inovasi Pendidikan Fisika, 9(2).

Listiyanti, L., & Marlupi. (2019). IPA Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/Mts Kelas VII Semester 2. CV. Absolut Media.

Mahanal, S. (2012). Strategi Pembelajaran Biologi, Gender Dan Pengaruhnya Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis. Prosiding Seminar Biologi, 9(1).

Mustikasari, V. R., Miftakhul, A., & Munzil. (2017). Identifikasi Miskonsepsi Konsep Tekanan Zat Siswa Kelas VIII-C SMPN 1 Karangploso Semester Genap Tahun Pelajaran 2017-2018. Jurnal Pembelajaran Sains, 1(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.17977/um033v1i2p39-50.

Nurmanitari, P. (2020). Identifikasi Miskonsepsi Menggunakan Three-Tier Diagnostic Test Berbasis Google Form Materi Tekanan Zat dan Penerapannya pada Masa Pandemi COVID-19 di SMP Negeri 4 Salatiga [Institut Agama Islam Negeri Salatiga]. http://e-repository.perpus.iainsalatiga.ac.id/id/eprint/9340.

Nurulwati, N., & Rahmadani, A. (2019). Perbandingan Hasil Diagnostik Miskonsepsi Menggunakan Threetier Dan Fourtier Diagnostic Test Pada Materi Gerak Lurus. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia (Indonesian Journal of Science Education), 7(2), 101–110.

Pambudiono, A., Zubaidah, S., & Mahanal, S. (2013). Perbedaan Kemampuan Berpikir Dan Hasil Belajar Biologi Siswa Kelas X SMA Negeri 7 Malang Berdasarkan Jender Dengan Penerapan Strategi Jigsaw. Jurnal Pendidikan Hayati, 1(1), 1–10.

Safitri, N. S., Djudin, T., & Trisianawati, E. (2020). Identifkasi Miskonsepsi Siswa Pada Materi Kalor Dan Perpindahannya Di Kelas VII SMP Negeri 5 Sungai Kakap. Jurnal Pendidikan Sains Dan Aplikasinya, 3(1), 1–6.

Saifullah, S., Mantinu, A., & Wartono. (2016). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Kelas X Pada Materi Fluida Statis Dengan Instrumen Diagnostik Three-Tier. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(1). http://journal.um.ac.id/index.php/pendidikan-dan-pembelajaran/article/view/10148.

Saripudin, A. (2018). Praktis belajar fisika untuk kelas X. Edusoftware.

Serway, R. A., & Jewett, J. W. (2009). Fisika untuk Sains dan Teknik. Salemba Teknik.

Sheftyawan, W. B., Prihandono, T., & Lesmono, A. D. (2018). Identifikasi Miskonsepsi Siswa Menggunakan Four-Tier Diagnostic Test Pada Materi Optik Geometri. Jurnal Pembelajaran Fisika, 7(2), 147–153.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suwarna, I. P. (2013). Analisis Miskonsepsi Siswa SMA Kelas X pada Mata Pelajaran Fisika melalui CRI (Certainty of Response Index) Termodifikasi.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1445

Article Metrics

Abstract view : 212 times
PDF - 47 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Windi Oktaviani Putri, Haratua Tiur Maria, Hamdani

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.