Kapitalisme Pendidikan vs Salafisme Pendidikan dalam Menghidupkan Karakter Siswa

Muhammad Novan Leany, Subaidi Subaidi

Abstract


Indonesia masih mengalami krisis refleksi dunia pendidikan. Terutama, muncul paradigma-pradigma baru yang justru menggamangkan peserta didik dan orang tua. Sehingga, lembaga pendidikan masa kini seperti dieksploitatif, dan tidak sesuai dengan output dalam konsep penghidupan karakter. Artikel ini berjenis studi kepustakaan (library research) dan menggunakan metode kualitatif argumentatif. Data primernya adalah jurnal dan buku yang telah mengkaji persoalan paradigma dunia pendidikan selama sepuluh tahun. Adapun data sekundernya adalah sejumlah kumpulan literatur yang relavan dari data primer. analisis data sendiri diawali dengan penyajian kembali data-data yang telah dikumpulkan, lalu dilakukan deskripsi data, dan interpretasi dengan sejumlah konteks data yang telah diajukan. Hasil artikel ini menunjukkan belum ada sikap tegas pemerintah dalam memandang persoalan paradigma pendidikan tersebut. Sehingga, fokus ideologi dalam pendidikan karakter seperti terancam, seolah peserta didik di bawah naungan paradigma pendidikan yang masih gamang. Persoalan untuk menjadi media tanding paradigma kapitalisme dan salafisme pendidikan masih dalam perdebatan dalam dunia pendidikan terutama, masih tercampurnya masing-masing paradigma tersebut dalam ideologi politik.

 


Keywords


Kapitalisme Pendidikan, Salafisme Pendidikan, Pendidikan Karakter

Full Text:

PDF

References


Adnan, M. (2015). Paradigma Pendidikan Kritis Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Cendekia: Jurnal Studi Keislaman, 1(1).

Ardlin, F. (2013). Forma Mobilitas Sosial Dalam Kapitalisme Pendidikan. Jurnal Diskursus Islam, 1(3).

Astuti, S. I. (2010). Indonesia, Pendekatan Holistik Dan Kontekstual Dalam Mengatasi Krisis Karakter Di. Jurnal Cakrawala Pendidikan, 1(3).

Aziz, A. (2016). Memperkuat Kebijakan Negara Dalam Penanggulangan Radikalisme Di Lembaga Pendidikan. Hikmah: Journal of Islamic Studies, 12(1).

Bagir, H. (n.d.). Memulihkan Sekolah Memulihkan Manusia (Meluruskan Kembali Falsafah Pendidikan Kita). Mizan Media Utama.

Dosen, M., Tarbiyah, F., Uin, K., Makassar, A., Kota, A. :, Abstrak, M., & Kunci, K. (n.d.). Kapitalisme dan Pendidikan Liberal. Journal3.Uin-Alauddin.Ac.Id. Retrieved December 25, 2021, from https://journal3.uin-alauddin.ac.id/index.php/sls/article/view/1416

Eliza, E. (2015). No TitleNeo-Salafisme di Indonesi. Tathwir: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 75–86.

Hendayani, M. (2019). Problematika Pengembangan Karakter Peserta Didik Di Era 4.0. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 183–198.

Julaeha, S. (2019). Problematika Kurikulum Dan Pembelajaran Pendidikan Karakter. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 7(2), 157–182.

Khuailid, M. (2019). Sistem pendidikan pesantren tradisional di pesantren buntet pada masa kepemimpinan kh. Abdullah abbas. Tsaqafatuna, 1(1), 42–59.

Krismono, K. (2017). Salafisme di Indonesia: Ideologi, Politik Negara, Dan Fragmentasi. Millah: Jurnal Studi Agama, 2, 173–202.

Manurung, Ojak, M. Yamin Lubis, and I. A. (2021). Tinjauan Yuridis Pancasila Sebagai Staatfundamentalnorm Dalam Menghadapi Kapitalisme Penyelenggaraan Pendidikan Dalam Perspektif Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012. Jurnal Ilmiah METADATA, 3(2), 490–507.

Muchith, M. S. (2016). Radikalisme Dalam Dunia Pendidikan. Addin, 10(1), 163–180.

Musayyidi, M. (2020). Menyoal Komersialisasi Pendidikan Di Indonesia. Jurnal Kariman, 8(1), 125–140.

Muthohirin, N. (2017). Reproduksi Salafisme: Dari Kesunyian Apolitis Menjadi Jihadis. Sosial Budaya, 14(1), 55–62.

Na’im, M. A. (2020). Paradigma Pendidikan Dan Implikasinya Terhadap Metode Dan Praktek Pendidikan Politik. An-Nahdlah, 7(1), 155–168.

Nasrulloh, A. (2021). Intelektual modernisme dan Intelektual salafisme: Upaya Menuju Insan yang Madani di Era Divergensi. Masadir: Jurnal Hukum Islam, 1(1), 93–113.

Nurdin, Muhammad, Muhammad Harir Muzakki, and S. S. (2016). Relasi Guru Dan Murid (Pemikiran Ibnu ‘Athaillah Dalam Tinjauan Kapitalisme Pendidikan). Kodifikasia, 9(1), 121–146.

Oklidiana, Evin, and R. T. (2020). Teori Pendidikan Kritis. Filsafat Pendidikan Islam.

Pendidikan, M. A.-S. J., & 2019, undefined. (n.d.). Kebijakan Kurikulum dan Dinamika Penguatan Pendidikan Karakter di Indonesia. Jurnalsukma.Org, 3, 137–168. https://doi.org/10.32533/03201.2019

Qodim, H. (n.d.). Dinamika Salafisme Di Indonesia: Studi Terhadap Akar Intelektual Dan Orientasi Salafisme Organisasi Islam Di Indonesia.

Rappe, R. (n.d.). Kapitalisme Dan Pendidikan Liberal Kapitalistik. Lentera Pendidikan: Jurnal Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, 14(2), 172–188.

Rustiawan, H. (2017). Komersialisasi Pendidikan. Tazkiya, 16(1), 44–63.

Samrin, S. (2015). Kapitalisme Dan Pendidikan Liberal-Kapitalistik. Shautut Tarbiyah, 21(2), 130–146.

Samsudin, U. (2019). Paradigma Pendidikan Kritis Di Pesantren. Tarbawi: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam, 2(2), 98–111.

Silfiyasari, Mita, and A. A. Z. (2020). Peran Pesantren Dalam Pendidikan Karakter Di Era Globalisasi. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 5(1), 127–135.

Slamet, P. H. (2014). Politik Pendidikan Indonesia Dalam Abad Ke-21. Urnal Cakrawala Pendidikan, 33(3).

Solihin, M. (Muhammad). (2015). Kapitalisme Pendidikan (Analisis Dampaknya terhadap Upaya Mencerdaskan Kehidupan Bangsa). Nur El-Islam, 2(2), 56–73. https://doi.org/10.0/CSS/ALL.CSS

Suryadi, B. (2017). Pendidikan Karakter: Solusi Mengatasi Krisis Moral Bangsa. Nizham Journal of Islamic Studies, 3(2), 71–84.

Tolchah, M. (2016). Pendidikan Dan Faham Liberalisme. At-Ta’dib, 3(2).

Topimasang, Roem, Toto Rahardjo, and M. F. (2010). Pendidikan Populer. INSISTPress.

Warni, Tuti Sulistio, and N. F. (2015). Kapitalisme Pendidikan Dalam Penerapan Progam Sekolah Di SMA Al-Kautsar Bandarlampung. Solidarity: Journal of Education, Society and Cultur, 4(2).




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.1837

Article Metrics

Abstract view : 79 times
PDF - 42 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Muhammad Novan Leany, Subaidi Subaidi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.