Hubungan Teori Belajar dan Teknologi Pendidikan

Valentino Reykliv Mokalu, Johanes Kornelius Panjaitan, Noh Ibrahim Boiliu, Djoys Anneke Rantung

Abstract


Perkembangan revolusi industri mengakibatkan banyak gebrakan baru bagi dunia, sehingga dampak dari revolusi itu sendiri memengaruhi dunia pendidikan. Hadirnya teknologi merupakan elemen dari era revolusi industri yang semakin berkembang dan tidak dapat lagi dihentikan, hadirnya teknologi dalam dunia pendidikan memberi wajah baru dari proses pembelajaran yang ada dalam kurikulum dan perangkat pembelajaran yang ada,  sehingga para pelaku pendidikan berlomba-lomba dan berusaha menciptakan siklus pembelajaran bersifat kolaboratif antara teori belajar dengan teknologi berbasis pendidikan.Tujuan penulisan artikel ini, membahas menganai hubungan antara teori belajar dengan teknologi pendidikan, yang dianalis secara bertahap dari teori belajar beheviorisme, kognitivisme, konstruktivime dan humanisme. Kesimpulannya adalah teori belajar dan teknologi pendidikan memiliki korelasi dalam pengaplikasian pembelajaran yang dilakukan oleh guru dan muridnya. Teori belajar dan teknologi pendidikan adalah satu-kesatuan yang diperlukan dalam siklus pembelajaran, sehingga atmosfer dari para peserta didik tetap berfokus pada pembelajaran yang diajarkan oleh guru.

Keywords


Teori Belajar, Teknologi Pendidikan, Revolusi Industri

Full Text:

PDF

References


Ali, A., & Erihadiana, E. (2021). Peningkatan Kinerja Teknologi Pendidikan dan Penerapannya pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Jurnal Dirosah Islamiyah, 3(3), 332–341. https://doi.org/10.47467/jdi.v4i1.445

Andriani, T. (2016). Sistem Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Sosial Budaya, 12(1), 117–126.

Bada, S. O., & Olesegun, S. (2015). Constructivism Learning Theory: A Paradigm for Teaching and Learning. Journal of Research & Method in Education, 5(6), 66–70.

Barak, M. (2017). Science Teacher Education in the Twenty-First Century: a Pedagogical Framework for Technology-Integrated Social Constructivism. Research in Science Education, 47(2), 283–303. https://doi.org/10.1007/s11165-015-9501-y

Budiningsih, A. (2012). Belajar dan Pembelajaran. Rineka Cipta.

Dasmita, D. (2011). Psikologi Perkembangan Peserta Didik: Panduan Bagi Orang Tua dan Guru Dalam Memahami Psikologi Anak Usia SD, SMP dan SMA. Rineka Cipta.

Ekawanti, M. (2019). Teori Belajar Menurut Aliran Psikologi Kognitif Serta Implikasinya Dalam Proses Belajar dan Pembelajaran. E-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 7(2), 1–12.

Fahyuni & Istikomah. (2016). Kunci Sukses Guru dan Peserta didik dalam Interaksi Edukatif Page i. 206. http://eprints.umsida.ac.id/738/2/Psikologi Bljr-New Book.pdf

Gosper, M., Green, D., McNeill, M., Phillips, R., Preston, G., & Woo, K. (2008). The Impact of Web-Based Lecture Technologies on Current and Future Practices in Learning and Teaching. Australian Learning and Teaching Council, 1–7. https://www.mq.edu.au/ltc/altc/wblt/research/report.html

Hamid, K. A. (2009). Teori Belajar dan Pembelajaran (Kedua). Fr. Dangoran.

Hurlock, E. B. (1980). Psikologi Perkembangan: Suatu Pendekatan Sepanjang Rentang Kehidupan. Gramedia.

Jahja, Y. (2013). Psikologi Perkembangan. Kencana.

Kristanto, A. (2016). Aplikasi teknologi pendidikan di sekolah. Jurnal Teknologi Pendidikan, 4, 13–16.

L. N., S. Y., & Nurihsan, J. (2011). Teori Kepribadian. Remaja Rosdakarya.

Mahmud, M. E. (2020). Teknologi Pendidikan, Konsep Dasar dan Komunikasi. Mulawarman University Press.

Mattar, J. (2018). Constructivism and connectivism in education technology: Active, situated, authentic, experiential, and anchored learning. RIED. Revista Iberoamericana de Educación a Distancia, 21(2), 201. https://doi.org/10.5944/ried.21.2.20055

Miarso, Y. (2007). Menyemai Benih Teknologi Pendidikan. Kencana.

Mokalu, V. R., & Boangmanalu, C. V. J. (2021). Teori Psikososial Erik Erikson : Implikasinya Bagi Pendidikan Agama Kristen Di Sekolah. VOX EDUKASI : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12(2), 180–192.

Mokalu, V. R., & Rantung, D. A. (2021). Pandangan Etis Pendidikan Agama Kristen Terhadap Perceraian Menurut Matius 19 : 1-12. Didaskalia: Jurnal Pendidikan Agama Kristen, 4(2), 1–12.

Mustafiqon, H. M., & Nurdyansyah. (2015). Pendekatan Pembelajaran Saintifik. Nizamia Learning Center.

Nahar, N. I. (2016). Penerapan Teori Belajar Behevioristik Dalam Proses Pembelajaran. NUSANTARA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(1).

Oliver, K. M. (2000). Methods For Develophing Constructivist Learning on The Web. Educational Technology, 40(6), 5–18.

Panjaitan, J. K., & Manullang, J. (2022). Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan Relevansi Pendidikan Kritis Henry Giroux dengan Pendidikan Agama Kristen di Indonesia. 4(1), 609–616.

Pendidikan, A. D. T. (1977). Satuan Tugas Definisi dan Terminologi AECT. Rajawali.

Puspitasari, S., Hanafi, S., & Asmawati, L. (2018). HUBUNGAN MINAT DAN AKTIVITAS DALAM TUTORIAL ONLINE DENGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA. Jurnal Teknologi Pendidikan Dan Pembelajaran, 5(2).

Rahmaniar, E., & Prastowo, A. (2022). Implikasi Model Simulasi berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi Terhadap Keaktifan Belajar Siswa di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 639–650.

Rondo, P. E., & Mokalu, V. R. (2021). Pengaruh Gaya Kepemimpinan Kristiani Kepala Sekolah ,. VOX EDUKASI : Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 12(2), 267–283.

Rondonuwu, V. W. K., Mewo, Y. M., & Wungouw, H. I. S. (2021). Pendidikan Kedokteran di Masa Pandemi COVID-19 Dampak Pembelajaran Daring Bagi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Angkatan 2017 Unsrat. Jurnal Biomedik : Jbm, 13(1), 67–75. https://doi.org/10.35790/jbm.13.1.2021.31764

Setiono, A. (2019). Pengaruh Pergaulan Terhadap Perilaku Belajar Siswa di MI Muhammadiyah Tinggarjaya Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. IAIN Purwokerto.

Singh, S., & Yaduvanshi, S. (2015). Constructivism in Science Classroom: Why and How. International Journal of Scientific and Research Publications, 5(3), 1–5.

Solichin, M. M. (2018). Teori Belajar Humanistik Dan Aplikasinya Dalam Pendidikan Agama Islam. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 5(1), 1–12.

Sugrah, N. (2019). Implementasi Teori Belajar Kontruktivisme dalam Pembelajaran Sains. Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum, 19(2), 159–168.

Suratmi, S., & Salamah. (2018). Upaya Meningkatakan Motivasi dan Prestasi Belajar IPS Melalui Pemberian Reward dan Punishment. Jurnal Sosialita, 10(1), 159–168.

Syamsuar, S., & Reflianto, R. (2019). Pendidikan dan Tantangan Pembelajaran Berbasis Teknologi Informasi di Era Revolusi Industri 4.0. E-Tech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan, 6(2).

Tam, M. (2020). Constructivism, Instructional Design, and Technology: Implications for Transforming Distance Learning. Journal of Educational Technology & Society, 3(2), 50–60.

Uno, H. B. (2006). Orientasi Baru dalam Psikologi Pembelajaran.

Wahyuninggraha, D. N. (2021). Manfaat Teknologi Pembelajaran Pada Pendidikan Non Formal dan Informal. Seminar Nasional Peta Jalan Pendidikan Dan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, 1(1), 150–153.

Warsita, B. W. B. (2014). Landasan Teori dan Teknologi Informasi Dalam Pengembangan Teknologi Pembelajaran. Jurnal Teknodik, 84–96.

Woo, K., Gosper, M., McNeill, M., Preston, G., Green, D., & Phillips, R. (2008). Web-based lecture technologies: blurring the boundaries between face-to-face and distance learning. Alt-J, 16(2), 81–93. https://doi.org/10.1080/09687760802315895

Zainiyati, H. S. (2010). Modal dan Strategi Pembelajaran Aktif: Teori dan Praktek Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2192

Article Metrics

Abstract view : 7238 times
PDF - 2532 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Valentino Reykliv Mokalu, Johanes Kornelius Panjaitan, Noh Ibrahim Boiliu, Djoys Anneke Rantung

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.