Analisis Keterampilan Geometri Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Transformasi Geometri yang Berkaitan dengan Etnomatematika di Taman Nasional Alas Purwo
Abstract
Tanpa disadari matematika mempunyai peran yang cukup penting dalam kebudayaan misalnya dalam mempengaruhi konstruksi budaya manusia. Oleh karena itu perlu adanya keterkaitan budaya dalam pembelajaran matematika di sekolah. Berdasarkan kondisi tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterampilan geometri siswa dalam menyelesaikan masalah transformasi geometri yang berkaitan dengan etnomatematika di Pura Luhur Giri Salaka yang terletak di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Keterampilan geometri yang harus dipenuhi siswa adalah keterampilan visual, verbal, menggambar, logika dan terapan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian siswa kelas XI SMA Negeri 1 Purwoharjo. Metode pengumpulan data menggunakan metode tes dan metode wawancara. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa kecenderungan subjek penelitian hanya memenuhi tiga keterampilan geometri yakni keterampilan visual, logika dan terapan. Kecenderungan siswa mampu memenuhi indikator keterampilan visual. Keterampilan verbal hanya dipenuhi siswa pada saat wawancara berlangsung. Keterampilan menggambar hanya dipenuhi siswa pada soal nomor 2. Siswa dengan keterampilan logika akan mudah untuk menerapkan konsep geometri terhadap suatu objek nyata dan mampu memenuhi indikator keterampilan terapan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afnenda, A. B. 2021. Menyelesaikan masalah transformasi dan kesebangunan geometri pada rumah adat osing. Kadikma. 11(3): 29-39. DOI: https://doi.org/10.19184/kdma.v11i3.22280.
Diniyyah, N. (2020). Keterampilan geometri siswa pada materi segiempat ditinjau dari kemampuan akademik siswa kelas VII MTs Imam Al Ghozali. UIN satu tulungagung institutional repository. URI: http://repo.uinsatu.ac.id/id/eprint/19740.
Fajriyah, E. (2018, 21 Oktober 2017). Peran etnomatematika terkait konsep matematika dalam mendukung literasi. Prisma, prosiding seminar nasional matematika, 114-119. https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/prisma/.
Hoffer, A. (1981). Geometry is more than proof. The Mathematics Teacher, 74(1), 11-18. URL: http://www.jstor.org/stable/27962295.
Muhassanah, N., I. Sujadi., & Riyadi. (2014). Analisis Keterampilan Geometri Siswa dalam Memecahkan Masalah Geometri Berdasarkan Tingkat Berpikir Van Hiele. Jurnal Elektronik Pembelajaran Matematika. 2(1): 54-66. http://jurnal.fkip.uns.ac.i.
NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. USA: NCTM.
Safrida, L. N., Susanto., & Ambarwati, R. (2018, 15 September). Integrating geogebra into geometry learning: a lesson from traditional osing house structure. The international conference on mathematical analysis, its applications and learning 2018. http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/99128.
Supriadi., A. Arisetyawan., & Tiurlina. (2016). Mengintegrasikan pembelajaran matematika berbasis budaya. Mimbar sekolah dasar, 3(1), 1-18. DOI: 10.17509/mimbar-sd.v3i1.2510.
Susanto. (2011). Proses berpikir siswa tunanetra dalam menyelesaikan masalah matematika. Tidak Diterbitkan. Disertasi. Surabaya: Program Pascasarjana Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Negeri Surabaya.
Wahyuni, A., A. A. W. Tias., & B. Sani. (2013, 9 November). Peran etnomatematika dalam membangun karakter bangsa. Seminar nasional matematika dan pendidian matematika FMIPA UNY, 113-118. URL: http://uny.ac.id.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2857
Article Metrics
Abstract view : 680 timesPDF - 463 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Brigita Wanda Pangestika, Susanto, Lela Nur Safrida, Dinawati Trapsilasiwi, Lioni Anka Monalisa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)