Analisis Kegiatan Kampus Mengajar untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar

Surya Darma Pardede, Sanggam Pardede, Heni Areska Siregar

Abstract


Covid-19 merupakan virus yang bersifat menular dan dapat menyebabkan kematian. Dampaknya pada pendidikan di Indonesia adalah seluruh siswa tidak dapat melakukan pembelajaran secara tatap muka melainkan pembelajaran dilakukan secara online. Seiring berjalannya waktu pembelajaran dilakukan secara tatap muka dan ditemukan kemampuan literasi, numerasi siswa rendah, dan juga motivasi belajar siswa menurun. Akibat fenomena tersebut pemerintah menghadirkan kegiatan kampus mengajar. Kampus mengajar dapat membantu sekolah dan guru dalam meningkatkan proses belajar dan mengajar disekolah. Maka pada penelitian ini, peneliti ingin menganalisis kegiatan kampus mengajar dalam meningkatkan motivasi belajar siswa khususnya kelas IV. Penelitian ini bertujuan untuk melihat tingkat motivasi belajar siswa selama mengikuti kegiatan kampus mengajar. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Dasar Negeri 24 Mandau. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuisioner dan wawancara. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, verifikasi/menarik kesimpulan dan triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan motivasi belajar siswa pada saat mengikuti kegiatan kampus mengajar sangat baik hal tersebut dapat dilihat dari persentase dorongan terhadap kebutuhan belajar siswa 95%, hasrat atau keinginan untuk berhasil 98%, harapan atau cita-cita masa depan 94%, penghargaan dalam keterlibatan belajar siswa 95%, kegiatan yang menarik dalam belajar 98%, dan lingkungan yang kondusif 97%.


Keywords


Kegiatan Kampus Mengajar Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa.

Full Text:

PDF

References


Akbar, R. F. (2018).Studi Analisis Perilaku (Analisis Faktor-faktor Komitmen Organisasional dan Pengaruhnya terhadap Kinerja Guru Madrasah Swasta di Jawa Tengah.

Amaliyyah, R. (2021).Pengaruh Pembelajaran Daring Terhadap Motivasi Belajar Siswa SD. Pendidikan Guru Dasar, 2(1), 6.

Andriani, R.,&Rasto,R. (2019).Motivasi belajar sebagai determinan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 4(1), 80.https://doi.org/10.17509/jpm.v4i1.14958

Anugrah, T. M. F. (2021). Implementasi Pelaksanaan Program Kampus Mengajar Angkatan 1 Terdampak Pandemi Covid-19. AKSELERASI: Jurnal Ilmiah Nasional, 3(3), 38–47.

Emda, A. (2018). Kedudukan Motivasi Belajar Siswa Dalam Pembelajaran. Lantanida Journal, 5(2), 172. https://doi.org/10.22373/lj.v5i2.2838

Elihami, E. (2019). Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Higher of Think Mahasiswa Berbasis Kampus Merdeka. EduPsyCouns: Journal of Education, Psychology and Counseling, 1(1), 79-86.

Hendrayana, A. S. (2014). Motivasi Belajar, Kemandirian Belajar dan Prestasi belajar Mahasiswa Beasiswa Bidik Misi di Upbjj Ut Bandung. jurnal pendidikan terbuka dan jarak jauh, 15(2), 81-87. https://doi.org/10.33830/ptjj.v15i2.591.2016.

Iriawan, S. B., & Saefudin, A. (2021). Buku saku utama aktivitas mahasiswa. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1–37.

Maryanto, L. (2014). Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Melalui Layanan Penguasaan Konten dengan Teknik Bermain Peran. Indonesian Journal of Guidance and Counseling - Theory and Application, 2(3), 1–8.

Kemdikbud. (2020). Merdeka belajar. Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, 1–19

Nainggolan, D. J., Si, M., Pardede, S., Pd, M., & Penelitian, L. (2018). Laporan Penelitian Tingkat Keberhasilan Program Guru Pembelajar ( GP ) untuk Guru SD di Sumatera Utara Tahun 2016 Oleh.

Nurhasanah, A. D., & Nopianti, H. (2021). Peran Mahasiswa Program Kampus Mengajar Dalam Meningkatkan Kompetensi SDN 48 Bengkulu Tengah. SNPKM: Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat, 3, 166–173. http://journal.unilak.ac.id/index.php/SNPKM/article/view/8066

Pendidikan, K., & Kebudayaan, d. a. n. (2020). Kampus Mengajar Perintis.

Pujihastuti, I. (2010). Prinsip Penulisan Kuisioner penelitian. Prinsip Penulisan Kuesioner Penelitian, 2(1), 43–56.

Rachmawati,I.N. (2007). Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif: WaRachmawati, I. N. (2007). Pengumpulan Data Dalam Penelitian Kualitatif: Wawancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1),35–40. https://doi.org/10.7454/jki.v11i1.184wancara. Jurnal Keperawatan Indonesia, 11(1), 35–40.

Rahardjo, M. (2017). Triangulasi Penelitian Kualitatif. 2.

Suharsimi, A. (2006). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta, 48–67.

Suhartoyo, E., Wailissa, S. A., Jalarwati, S., Samsia, S., Wati, S., Qomariah, N., Dayanti, E., Maulani, I., Mukhlish, I., Rizki Azhari, M. H., Muhammad Isa, H., & Maulana Amin, I. (2020). Pembelajaran Kontekstual Dalam Mewujudkan Merdeka Belajar. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 1(3), 161. https://doi.org/10.33474/jp2m.v1i3.6588

Suprihatin, S. (2019). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. G-Couns: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 3(1), 73–82. https://doi.org/10.31316/g.couns.v3i1.89

Siregar, N., Sahirah, R., & Harahap, A. A. (2020). Konsep Kampus Merdeka Belajar di Era Revolusi Industri 4.0. Fitrah: Journal of Islamic Education, 1(1), 141–157.

Tohir, M. (2020). Buku Panduan Merdeka Belajar - Kampus Merdeka. https://doi.org/10.31219/osf.io/ujmte




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3278

Article Metrics

Abstract view : 3427 times
PDF - 1018 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Surya Darma Pardede, Sanggam Pardede, Heni Areska Siregar

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.