Menggagas Definisi Operasional Soal Pendidikan Multikultural
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdillah, M. (1993). Demokrasi di Persimpangan Makna: Respons Intelektual Muslim Indonesia Terhadap Konsep Demokrasi.
Ainul Yaqin, M. (2005). Pendidikan Multikultural: Cross-Cultural Understanding untuk Demokrasi dan Keadilan.
Andersen dan Cusher. (1994). Multikultural and Intercultural Studies†dalam C. Marsh (ed), Teaching Studies of Society and Environment.
Azra, A. (2013). Identitas dan Krisis Budaya, Membangun Multikulturalisme Indonesia.
Baidhawi, Z. (2005). Pendidikan Agama Berwawasan Multikultural.
Banks, J. (1984a). Teaching Strategies For Ethnic Studies.
Banks, J. (1984b). Teaching Strategies For Ethnic Studies.
Blum, A. Lawrence, A. (2001). Multikulturalisme, dan Komunitas Antar Ras, Tiga Nilai Yang bersifat Mendidik Bagi Sebuah Masyarakat Multikultural, dalam Larry May, dan Shari Colins- Chobanian, Etika Terapan: Sebuah Pendekatan Multikultural, Alih Bahasa : Sinta Carolina dan Dadang Rusbi.
Dawam, A. (2003). “EMOH†Sekolah: Menolak “Komersialisasi Pendidikan†dan “Kanibalisme Intelektual†menuju Pendidikan Multikultural. Yogyakarta: Inspeal Ahimsakarya Press.
Driyarkara. (1980). Tentang Pendidikan.
Faiz, A., Parhan, M., & Ananda, R. (2022). Paradigma Baru dalam Kurikulum Prototipe. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 4(1), 1544–1550.
Faiz, A., & Soleh, B. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(1), 68–77. https://doi.org/10.22219/jinop.v7i1.14250
Idris, Z. (1987). Dasar-Dasar Kependidikan.
Kymlicka, W. (1999). “Mitsunderstanding Nationalism†dalam Theorizing Nationalism (R. Beiner (ed.)).
Maksum, A., & Ruhendi, L. Y. (2004). Paradigma pendidikan Universal di Era Modern dan Post-Modernisme.
Maslikhah. (2007). Quo Vadis Pendidikan Multikultural: Reconstruksi Sistem Pendidikan berbasis Kebangsaan.
Nasution, N., Yaswinda, Y., & Maulana, I. (2019). Analisis Pembelajaran Berhitung melalui Media Prisma Pintar pada Anak Usia Dini. Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 240.
Pitaloka, D. L., Dimyati, D., & Purwanta, E. (2021). Peran Guru dalam Menanamkan Nilai Toleransi pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1696–1705. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.972
Purwati, Darisman, D., & Faiz, A. (2022). Tinjauan Pustaka: Pentingnya Menumbuhkan Nilai Toleransi dalam Praksis Pendidikan. Jurnal Basicedu, 6(3), 3729–3735.
Santrock. (2004). Psikologi Pendidikan.
Skeel, D. J. (1995). Elementary Social Studies: Challenge for Tomorrow’s World.
Slavin, R. E. (1985). Cooperative learning: Applying contact theory in desegregated schools. Journal of Social Issues, 41(3), 45-62.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D.Bandung:Alfabeta. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R & D.Bandung:Alfabeta., April 2015, 31–46. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Alfabeta.
Suparlan, & Parsudi. (2022). Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural,†Makalah. Disampaikan pada Simposium Internasional Bali ke-3,. Jurnal Antropologi Indonesia.
Suparta, M. (2008). Islamic Multikultural Education: Sebuah Refleksi Atas pendidikan Agama Islam di Indonesia.
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3469
Article Metrics
Abstract view : 1176 timesPDF - 815 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Ahmad Hufron, Cato Cato, Muhammad Azka Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)