Peranan Belajar Behaviorisme dalam Hubungannya dengan Teknologi Pendidikan Serta Implikasinya dalam Pembelajaran

Zenriahman Sipayung, Hotmaulina Sihotang

Abstract


Banyak teori belajar yang membahas tentang bagaimana proses belajar dan mengajar yang efektif agar terjadi perubahan sikap dan tingkah laku peserta didik. Teori behaviorisme memandang bahwa belajar merupakan  bentuk perubahan yang dialami  peserta didik dalam hal kemampuannya yang bertujuan merubah sikap dan tingkah laku dengan cara interaksi terhadap stimulus dan respon. Perubahan sikap dan tingkah laku tersebut disebabkan adanya keinginan untuk belajar dari pada naradidik .Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan hubungan teori belajar behavioristk dan teknologi pendidikan serta implikasinya terhadap pembelajaran.  Metode Penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dari beberapa jurnal dan buku-buku membahas teori belajar. Studi ini fokus pada pembahasan hubungan antara teori belajar behaviorisme dan teknologi pendidikan serta bagaimana implikasinya terhadap pembelajaran.  Hasil penelitian menujukkan para peserta didik mengalami perubahan tingkah laku. Ciri tinglah laku dalam perubahan yang diperoleh dari hasil belajar adalah perubahan tingkah laku yang dialamai peserta didikberupa kemampuannya berinteraksi terhadap sesama. Karena itu mengintegrasikan teknologi pendidikan dalam implementasi teori behaviorisme menjadi penting untuk meningkat perubahan sikap peserta dididik.

Keywords


Peranan teori belajar, behaviorisme, teknologi pendidikan dan pembelajaran

Full Text:

PDF

References


Arends, D., & Kilcher, A. (2010). Teaching for Student Learning: Becoming an Accomplished Teacher - Dick Arends, Ann Kilcher - Google Buku. In Routledge.

Boiliu, N. I., & Dakhi, S. (2018). Menjadi Manusia Otentik. 1.

Gagné, R., Ateş, A., Doktora, E., Üniversitesi, E., Fakültesi, E., Ve, B., Teknolojileri, Ö., Bölümü, E., & Görevlisi, Ö. (2010). The Conditions of Learning and Theory of Instruction. Elementary Education Online, 9(93), 5–9.

Gredler, M. E., & Shields, C. C. (2008). Vygotsky's legacy: A foundation for research and practice. Guilford Press.

Fahyuni & Istikomah. (2016). Kunci Sukses Guru dan Peserta didik dalam Interaksi Edukatif Page i. 206.

Januszewski, A., Molenda, M., for Educational Communications, A., & Technology. (2008). Educational Technology: A Definition with Commentary. Lawrence Erlbaum Associates.

Jojor, A., & Sihotang, H. (2022). Analisis Kurikulum Merdeka dalam Mengatasi Learning Loss di Masa Pandemi Covid-19 (Analisis Studi Kasus Kebijakan Pendidikan). Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5150–5161. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3106

Maros, H., & Juniar, S. (2016). Strategi Pembelajaran Matematika.

Miguel, J. F. S., González, M., Gascón, A., Moro, J., Hernández, J. M., Ortega, F., Jiménez, R., Guerras, L., Romero, M., Casanova, F., Sanz, M. A., Sanchez, J., Portero and, J. A., & Orfao, A. (1992). Lymphoid subsets and prognostic factors in multiple myeloma. British Journal of Haematology, 80(3), 305–309. https://doi.org/10.1111/j.1365-2141.1992.tb08137.x

Mokalu, V. R., Panjaitan, J. K., Boiliu, N. I., & Rantung, D. A. (2022). Hubungan Teori Belajar dan Teknologi Pendidikan. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(1), 1475–1486. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i1.2192

Ngafifi, M. (2014). Kemajuan Teknologi Dan Pola Hidup Manusia Dalam Perspektif Sosial Budaya. Jurnal Pembangunan Pendidikan: Fondasi Dan Aplikasi, 2(1), 33–47. https://doi.org/10.21831/jppfa.v2i1.2616

Pane, A., & Darwis Dasopang, M. (2017). Belajar Dan Pembelajaran. Fitrah:Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 3(2), 333. https://doi.org/10.24952/fitrah.v3i2.945

Parwati, N. N. (2018). Belajar dan Pembelajaran (N. N. Parwati, I. P. P. Suryawan, & R. A. Apsari (eds.); I). Depok, Rajawali Pers; 2018.

Pramesti, S. L. D. (2020). Evaluasi Pembelajaran Matematika Pada Boarding School Berdasarkan Model Cipp. Integral: Pendidikan Matematika, 11(1), 17–32.

Rantung, D. A., & Boiliu, F. M. (2020). 1770-Article Text-6372-1-10-20200701. Jurnal Shanan, 4, 93–107.

Rose, D. (1986). Accelerated learning. Education + Training, 28(1), 21. https://doi.org/10.1108/eb017217

Rusli, R. K., & Kholik, M. (2013). Hasil dan Pembahasan Teori Belajar Behavioristik. Jurnal Sosial Humaniora, 4 (2).

Rusman, D. K., & Riyana, C. (2011). Pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Bandung: Rajawali Pers.

Schunk, D. H. (2012). No TLearning TheoriesAn Educational Perspectiveitle (6th ed.).

Snelbecker, G. E. (1974). Learning theory, instructional theory, and psychoeducational design. In Learning theory, instructional theory, and psychoeducational design. McGraw-Hill.

Sokip, S. (2019). Kontribusi Teori Behavioristik Dalam Pembelajaran. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 175–190. https://doi.org/10.21274/taalum.2019.7.1.175-190

Sulestry, A. I., & Baharuddin, M. R. (2019). Media Pembelajaran Geometri dalam Konsep Behavioristik. Prosiding Semantik, 43–46. https://journal.uncp.ac.id/index.php/semantik/article/view/1489

Yufita, Y., Sihotang, H., & Tambunan, W. (2021). Peningkatan Kompetensi Pedagogik melalui Pelatihan Teknologi Informasi Komunikasi dan Pendampingan Kepala Sekolah pada Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 3993–4006. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i6.1283

Zamrodah, Y. (2016). Peran pengembangan dan pemanfaatan Tehnologi Pendidikan dan Pembelajaran. 15(2), 1–23.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i5.3871

Article Metrics

Abstract view : 3726 times
PDF - 707 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Zenriahman Sipayung, Hotmaulina Sihotang

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.