Analisis Istilah Kampus Ilmiah, Religius, Dan Edukatif Dalam Tinjauan Teori Realms Of Meaning Karya Phenix

Purwati Purwati, Sofyan Sauri, Aiman Faiz

Abstract


Terjadi kontradiksi antara teori dan realitas pendidikan di perguruan tinggi yang memunculkan kasus oknum mahasiswa yang jauh dari nilai, terutama nilai utama ilmiah, religius, dan edukatif. Tujuan penelitian ini menganalisis nilai ilmiah, religius dan edukatif dengan teori utama Realms of Meaning, ketiga nilai tersebut dan menemukan konsep pendidikan di perguruan tinggi berdasarkan prinsip pendidikan umum. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa library research. Analisis data menggunakan analisis enam makna menurut Realm of Meaning. Hasil kajian ini yaitu: 1) ilmiah, religius dan edukatif adalah core values mewujudkan kepribadian utuh mahasiswa; 2) pendidikan berdasarkan hakikat manusia sebagai makhluk rasional, religius, dan berpendidikan; 3) kesadaran nilai adalah kunci mewujudkan mahasiswa berakal, beragama, dan berkarakter; 4) etika termasuk pendidikan umum yang diwujudkan dalam berbagai mata kuliah umum; 5) seni sebagai media pewaris nilai; 6) pendidikan membina roh dan fisik manusia. Dengan hasil penelitian ini diharapkan menjadi pilot project bagi kampus-kampus yang ingin mengembangkan konsep kampus yang ilmiah, edukatif dan religius

Keywords


ilmiah, edukatif, religius, makna, kampus

Full Text:

PDF

References


Akbar, M. Y. A., Amalia, R. M., & Fitriah, I. (2018). Hubungan Relijiusitas dengan Self Awareness Mahasiswa Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (Konseling) UAI. Jurnal Al-Azhar Indonesia Seri Humaniora, 4 (4), 265–270.

Bertens, K. (2007). Etika. PT Gramedia Pustaka Utama.

Departemen Pendidikan Nasional. (2008). Kamus Bahasa Indonesia. Pusat Bahasa.

Faiz, A. (2019). Program Pembiasaan Berbasis Pendidikan Karakter Di Sekolah Aiman Faiz karena kualitas karakter menentukan. PGSD Universitas Muhammadiyah Cirebon, 5(20). https://doi.org/htps://doi.org/10.32534/jps.v5i2.741

Faiz, A. (2020). Pendidikan nilai dan karakter dalam perspektif pendidikan umum di perguruan tinggi. Sosioreligi, 18(2), 1–7.

Faiz, A., & Kurniawaty, I. (2020). Konsep Merdeka Belajar Pendidikan Indonesia Dalam Perspektif Filsafat Progresivisme. Konstruktivisme : Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran. https://doi.org/https://doi.org/10.35457/konstruk.v12i2.973

Faiz, A., & Purwati. (2021). Koherensi Program Pertukaran Pelajar Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan General Education. EDUKATIF: JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(3), 649–655. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i3.378

Faiz, A., & Soleh, B. (2021). Implementasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. JINoP (Jurnal Inovasi Pembelajaran), 7(1), 68–77. https://doi.org/10.22219/jinop.v7i1.14250

Gunawan, H. (2012). Quo Vadis Perguruan Tinggi di Indonesia? In Otonomi Perguruan Tinggi: Suatu Keniscayaan. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Hakam, K. A., & Nurdin, E. S. (2016). Metode Internalisasi Nilai-nilai untuk Memodifikasi Perilaku Berkarakter. CV Maulana Media Grafika.

Haris, A. (2010). Etika Hamka Konstruksi Etik Berbasis Rasional-Relig.ius. LKiS.

Harisah, A., & Masiming, Z. (2008). Persepsi Manusia terhadap Tanda, Simbol, dan Spasial. SMARTek, 6 (1), 29–4.

Kusbandrijo, B. (2016). Dasar-dasar Logika. Kencana.

Maharani, L., & Mustika, M. (2016). Hubungan Self Awareness dengan Kedisiplinan Peserta Didik Kelas VIII di SMP Wiyatama Bandar Lampung (Penelitian Korelasional Bidang BK Pribadi). Konseli: Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 3 (1).

Mesaroş, C. (2014). Aristotle and Animal Mind. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 163, 185–192. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.12.305

Musfah, J. (2012). Pendidikan Holistik: Pendekatan Lintas perspektif. Kencana.

Neolaka, A., & Neolaka, G. A. A. (2017). Landasan Pendidikan Dasar Pengenalan Diri Sendiri Menuju Perubahan Hidup. Kencana.

Nikmah, D. N. (2015). Implementasi Budaya Akademik dan Sikap Ilmiah Mahasiswa. Manajemen Pendidikan, 24(6), 483–490.

Nizar. (2016). Pemikiran Etika Ibn Miskawaih. Jurnal Aqlam, 1 (1).

Noor, J. (2017). Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi, & Karya Ilmiah (1st ed.). Kencana.

Nurhadi, M., Husaini, A., Sauri, S., & Suryadi, B. (2015). Pendidikan Kedewasaan Perspektif Pendidikan Islami menurut Abdullah Nashih Ulwan dan Implementasinya di Pondok Modern Darussalam Gontor Ponorogo. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 21–42. https://doi.org/10.32832/TADIBUNA.V4I1.574

Phenix, P. H. (1964). Realms of Meaning. McGraw Hill Book Company.

Ramachandran, V. S., & Blakeslee, S. (1999). Phantoms in the Brain: Probing the Mysteries of the Human Mind. The Quarterly Review of Biology, 74 (3), 365–366. https://doi.org/https://doi.org/10.1086/393234

Rohani, Elfayetti, Pinem, M., & Sitompul, M. (2013). Interaksi Edukatif Dosen dengan Mahasiswa dalam Pembangunan Karakter di Fakultas Ilmu Sosial – UNIMED. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 5(1), 103–115.

Royani, M. (2015). Membangun Kepribadian dengan Nilai-nilai Pendidikan Matematika. Math Didactic: Jurnal Pendidikan Matematika, 1 (1), 23–32.

Rukiyati, Purwastuti, L. A., & Haryatmoko. (2018). Etika Pendidikan. Penerbit ANDI.

Ruyadi, Y. (2010). Model Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Budaya Lokal (Penelitian terhadap Masyarakat Adat Kampung Benda Kerep Cirebon Provinsi Jawa Barat untuk Pengembangan Pendidikan Karakter di Sekolah). Proceedings of The 4th International Conference on Teacher Education; Join Conference UPI & UPSI, 576–594.

Sanusi, U., & Suryadi, R. A. (2018). Ilmu Pendidikan Islam. Deepublish.

Sarinah. (2019). Ilmu Sosial Budaya Dasar (Di Perguruan Tinggi). Deepublish.

Sauri, S. (2003). Pengembangan Strategi Pendidikan Berbahasa Santun di Sekolah. Mimbar Pendidikan. No. 1/ Vol. XXII Tahun 2003.

Sauri, S. (2006). Membangun Komunikasi dalam Keluarga (Kajian Religi, Sosial, dan Edukatif). PT Genesindo.

Sauri, S. (2013). Filsafat dan Teosofat Akhlak. Genesindo.

Sauri, S. (2015). Pendidikan Etika dalam Kehidupan Beragama. CV Arfino Raya.

Sauri, S. (2017). Nilai Kearifan Pesantren. Rizqi Press.

Sauri, S., & Firmansyah, H. (2010). Meretas Pendidikan Nilai. CV Arfino Raya.

Sauri, S., Firmansyah, H., & Rizal, A. S. (2010). Filsafat Ilmu Pendidikan Agama. CV Arvindo Raya.

Sauri, S., & Nurdin, D. (2019). Manajemen Pendidikan Berbasis Nilai. PT Refika Aditama.

Sauri, S., Nursyamsiah, N., & Nurbayan, Y. (2018). A critique of local wisdom values in Indonesia’s pesantren. Pertanika Journal of Social Sciences and Humanities, 26(T), 37–50.

Setyawan, S. A., Gustaf, M. A. M., Pambudi, E. D., Fatkhurrozi, M., & Anwar, S. (2019). Pergaulan Bebas di Kalangan Mahasiswa dalam Tinjauan Kriminologi dan Hukum. Seminar Nasional Hukum Universitas Negeri Semarang, 163–186.

Sumantri, E., & Sauri, S. (2006). Konsep Dasar Pendidikan Nilai. PT Pribumi Mekar.

Sutrisno, A. N. (2014). Telaah Filsafat Pendidikan (Edisi Revi). Deepublish.

Teng, H. M. B. A. (2017). Filsafat Kebudayaan dan Sastra (Dalam Perspektif Sejarah). Jurnal Ilmu Budaya, 5 (1), 69–75.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, (2003).

Utami, M. S. (2012). Religiusitas, Koping Religius, dan Kesejahteraan Subjektif. Jurnal Psikologi, 39(1), 46 – 66.

West, R., & Turner, L. H. (2008). Pengantar Teori Komunikasi Analisis dan Aplikasi (3rd ed.). Salemba Humanika.

Z, F. H., Husaini, A., Sauri, S., & Suryadi, B. (2015). Keimanan kepada Yang Tuhan Mahaesa sebagai Inti Kurikulum Sekolah (Kasus di Sekolah Dasar Islam Terpadu Al-Fatah Bekasi). Ta’dibuna, 4(2), 127–150.

Zainal, M. (2015). Pengantar Ilmu Sosial dan Budaya Dasar. Deepublish.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.667

Article Metrics

Abstract view : 1660 times
PDF - 945 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Purwati, Sofyan Sauri, Aiman Faiz

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.