Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Khusus Olahragawan
Abstract
Sekolah Khusus Atlet di SMA Negeri Ragunan Jakarta tengah menerapkan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi implementasi dari awal hingga akhir, meliputi desain, instalasi, proses, produk, dan tindak lanjut. Penelitian ini tergolong penelitian asesmen karena menggunakan pendekatan kualitatif dan Model Penilaian Ketimpangan (DEM). Subjek penelitian yang ditetapkan antara lain: kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, dua orang guru mata pelajaran, siswa yang terlibat dalam implementasi Kurikulum Merdeka, ibu asrama, dan pelatih. Pendekatan penelitian yang digunakan meliputi wawancara menyeluruh, observasi cermat, dan dokumentasi cermat. Berdasarkan penelitian, SMA Negeri Ragunan telah menyelesaikan Tahap Desain implementasi kurikulum, tetapi masih ada peluang untuk perbaikan dalam pengelolaan dan pengaturan implementasi Kurikulum Merdeka. Selama Tahap Instalasi, sekolah berupaya memenuhi kebutuhan dan kompetensi guru sekaligus melengkapi infrastruktur yang masih dibutuhkan. Dalam tahap pertama dari empat tahap yang membentuk implementasi Kurikulum Merdeka, yaitu "proses", Anda akan menemukan hal-hal seperti perencanaan dan mengatasi kendala; pada yang kedua, "produk," Anda akan melihat apa yang terjadi ketika Kurikulum Independen tidak dijalankan dengan sempurna.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Anggito, A., & Setiawan, J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (1st ed.). CV Jejak.
Armadani, P., Kartika Sari, P., Abdullah, F. A., & Setiawan, M. (2023). Analisis Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar Pada Siswa-Siswi SMA Negeri 1 Junjung Sirih. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, Januari, 2023(1), 341–347. https://doi.org/10.5281/zenodo.7527654
BSKAP Kemdikbud Ristek Nomor 033/H/KR/2022 Tentang Capaian Pembelajaran Pada Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah Pada Kurikulum Merdeka, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2022).
Elrico, M. S., & Fanan, M. A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di SMA Negeri 1 Batang. Edusiana: Jurnal Manajemen Dan Pendidikan, 10(2), 148–169. https://doi.org/10.47467/reslaj.v4i1.458
Hasan, A. H., & Syarifah, L. (2023). Titik Temu Konsientasi Poulo FreiredanPenguatan Profil Pelajar Pancasila Nadiem Makarim. AL-AMIN: Journal Of Education and Social Studies, 8(1), 30–39.
Kepala Badan Standar, Kurikulum, Dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi, Elemen, Dan Subelemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka, Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (2022).
Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 262/M/2022 Tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi republik Indonesia (2022).
Mardiati, R., Listyarni, S., & Santoso, B. (2023). Pengaruh Budaya Organisasi dan Kemampuan Manajerial Kepala Sekolah terhadap Kinerja Guru Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 7(1), 79–88. https://doi.org/10.31004/basicedu.v7i1.4243
Musringudin, Ghani, A. R., & Priyono, D. (2022). Modul Pembelajaran Evaluasi Program Pendidikan. CV. Media Sains Indonesia.
Nasution, A. F., Ningsih, S., Silva, M. febrica, Suharti, L., & Harahap, J. P. (2023). Konsep Dan Implementasi Kurikulum Merdeka. COMPETITIVE: Journal of Education, 2(3), 201–211. https://doi.org/10.58355/competitive.v2i3.37
Novianto, M. A., & Abidin, M. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran di Madrasah Aliyah Muhammadiyah 2 Kedungkandang Malang. Al-Fahim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), 241–251. https://doi.org/10.54396/alfahim.v5i2.728
Pengelola Web Kemdikbud. (2022, February 11). Kurikulum Merdeka Jadi Jawaban untuk Atasi Krisis Pembelajaran. Siaran Pers Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, Dan Teknologi Nomor: 59/Sipers/A6/II/2022.
Permendikbudristek Nomor 5 Tahun 2022 Tentang Standar Kompetensi Lulusan Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar Dan Jenjang Pendidikan Menegah, Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (2022).
Permendikbudristek Nomor 7 Tahun 2022 Tentang Standar Isi Pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, Dan Jenjang Pendidikan Menengah, Permendikbudristek (2022).
Putra, A. (2017). Mengkaji & Membandingkan Kurikulum 7 Negara (Malaysia, Singapura, Cina, Korea, Jepang, Amerika, dan Finlandia). https://doi.org/https://doi.org/10.31227/osf.io/vdz32
Rahayuningsih, Y. S., & Muhtar, T. (2022). Pedagogik Digital Sebagai Upaya untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Abad 21. Jurnal Basicedu, 6(4), 6960–6966. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.3433
Sugiyono. (2016). Memahami Penelitian Kualitatif. Alfabeta.
Suryani, N., Muspawi, M., & Aprillitzavivayarti, A. (2023). Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Penggerak. Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi, 23(1), 773–779. https://doi.org/10.33087/jiubj.v23i1.3291
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6772
Article Metrics
Abstract view : 501 timesPDF - 226 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Siti Afiyatus Salamah, Istaryatiningtias, Rismita

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)