Antroponimi, Penamaan Obat Generik Bermerek dan Konteks Linguistik
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penamaan obat generik bermerek di pabrik-pabrik obat yang berada di Bekasi, Indonesia, dengan fokus pada antroponimi sebagai simbol yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai perusahaan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data langsung melalui teknik wawancara yang direkam dan ditranskrip, serta melakukan analisis isi untuk mengorganisasi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan obat didominasi oleh nama-nama yang berkaitan dengan penemu dan pembuat (80 temuan), diikuti oleh penamaan berdasarkan bahan (59 temuan) dan pemendekan (53 temuan). Temuan ini menunjukkan bahwa nama-nama obat bukan hanya berfungsi sebagai identifikasi produk, tetapi juga merefleksikan norma dan nilai-nilai yang dipegang oleh perusahaan, memberikan wawasan mendalam mengenai proses penamaan dalam industri farmasi lokal. Implikasi pedagogis dari penelitian ini adalah bahwa pemahaman antroponimi dapat menjadi materi pembelajaran yang berharga dalam Bahasa Indonesia, mendorong siswa untuk memahami interaksi antara bahasa dan identitas kultural. Kontribusi teoretis penelitian ini memperkaya kajian antropolinguistik dengan menghubungkan proses penamaan produk dengan nilai-nilai sosial dan kultural yang lebih luas.
Keywords
References
Anisa, A., Rufaida, A., Pattipeilohy, N., & Yusuf, H. (2024). Analisis Hukum terhadap Penyelesaian Sengketa Medis dalam Kasus Penggunaan Obat Generik. Jurnal Intelek Insan Cendikia, 1(9), 4781–4800. https://jicnusantara.com/index.php/jiic/article/view/1360
Chaer, A. (2021). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Diana, A. (2022). Onomastika dalam Cerita Rakyat Daerah Jambi Berjudul “Sebakul.” Peelitra, 5(1), 46–57.
Herawati, R., Jayanti, M. D., Agustin, Y., & Anam, A. K. (2025). Toponimi Nama-Nama Kelurahan di Kota Bekasi (Kajian Antropolinguistik). Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(3), 187–205. https://doi.org/10.31000/lgrm.v13i3.12657
Kosasih, D., Hendrayana, D., Firdaus, W., Nurhuda, A., Kosasih, D., Hendrayana, D., Firdaus, W., Nurhuda, A., No, J. S., Sukasari, K., Bandung, K., Barat, J., Gatot, J., No, S., Rw, R. T., & Selatan, K. J. (2023). Naming System of Ciptagelar Indigenous Communities Universitas Pendidikan Indonesia Badan Riset dan Inovasi Nasional Pendahuluan Manusia , Baik Secara Langsung Maupun Tidak, Bahkan Seringkali Tanpa Disadarinya (untuk Tetap Dapat Melangsungkan Kehidupan. Ranah Jurnal Kajian Bahasa, 12(1), 12(1), 101–112.
Nisaul Zahra, Yuni Sonia, Saida Adilla, Riski Ainaul Mardiyah, & Dinda Amelia. (2024). Semantik dalam Bahasa Indonesia. Morfologi: Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, 2(6), 156–164. https://doi.org/10.61132/morfologi.v2i6.1163
Patris, P. K. (2023). Karakteristik Nama Diri Masyarakat Tana Al Kabupaten Sikka Berdasarkan Perspektif Linguistik Kebudayaan. Ide Bahasa, 5(1), 91–102. https://doi.org/10.37296/idebahasa.v5i1.114
Prasetyo, M. A., Tamara, A., Hindarto, S., & Zakiyah, M. (2020). Tradisi Larangan Adat pada Cerita Rakyat Desa Golan dan Mirah: Tinjauan Antropolinguistik. Jurnal Ilmiah Kebudayaan Sintesis, 14(2), 138–147. (www.ijrrjournal.com
Sartika, S., & Sudaryanto, S. (2024). Onomastika pada Nama Jasa Makanan. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(1), 69. https://doi.org/10.31000/lgrm.v13i1.11036
Siswanto, S., Sukatman, S., Taufiq, A., & Murti, F. N. (2024). Toponimi Sumenep Madura dalam Perspektif Tradisi Lisan. Panggung, 34(4), 467–481. https://doi.org/10.26742/panggung.v34i4.3183
Ucik, N., & Ahya, A. S. (2020). Kajian Antropolinguistik Tradisi Bersih Desa di Desa Kandangan Kabupaten Kediri. Sastranesia: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 8(4), 36. https://doi.org/10.32682/sastranesia.v8i4.1771
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v8i1.8853
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Ana Atikah, Ahmad Khoiril Anam, Chadis Chadis, Yogi Purnama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)