Pengetahuan, Persepsi dan Sikap Masyarakat Terhadap Keinginan Untuk melakukan Konservasi Hewan Liar yang Terancam Punah

Mutiara Selni, Fachruddin Majeri Mangunjaya, Gugah Praharawati, Yeremiah Rubin Tjamin, Bahagia Bahagia

Abstract


Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki keanekaragaman hayati dengan berbagai macam jenis flora dan fauna. Salah satunya adalah harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang keberadaan populasinya masuk ke dalam kategori status kritis terancam punah (critically endangered). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari sosialisasi fatwa MUI terhadap pengetahuan, persepsi dan sikap masyarakat melalui ceramah mengenai ilmu konservasi yang di sampaikan oleh ustadz yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan di kawasan Bukit Rimbang-Baling. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kuantitatif dengan alat uji statistik untuk mengetatahu pengaruh antara variabel X dan Y. Metode pengambilan sampel yaitu menggunakan purposive sampling. Sedangkan pengumpulan data dilapangan menggunakan instrumen penelitian berupa kuisioner yang dibagikan kepada masyarakat. Hasil dari penelitian ini menunjukan pengetahuan memiliki hubungan dengan niat aksi untuk konservasi lingkungan. Demikian hal dengan sikap dan persepsi memiliki hubungan terhadap niat untuk melakukan konservasi lingkungan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan, persepsi dan sikap memiliki hubungan terhadap niat untuk melakukan kegiatan konservasi lingkungan


Keywords


Fatwa, konservasi, pengetahuan, persepsi, sikap

Full Text:

PDF

References


Allen, I. E., & Seaman, C. A. (2007). Skala likert dan analisis data. Kemajuan Kualitas, 40(7), 64–65.

Bahagia, B., Wibowo, R., Mangunjaya, F. M., & Priatna, O. S. (2020). Traditional Knowledge of Urug Community for Climate, Conservation, and Agriculture. MIMBAR: Jurnal Sosial Dan Pembangunan, 36(1), 240–249.

Cahyono, S. A., Jariyah, N. A., & Indrajaya, Y. (2006). Karakteristik Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Pendapatan Rumah Tangga Penyadap Getah Pinus di Desa Somagede, Kebumen, Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 3(2), 147–159.

Clements, R., Foo, R., Othman, S., Rahman, U., & Mustafa, S. R. S. (2009). Islam, Konservasi Penyu, dan Masyarakat Pesisir. Biologi Konservasi, 23(3), 516–517.

Digdi, A. A., Putriraya, A., Wijayanto, A., & Cahyono, T. (2015). Socioeconomic Assessment of People in and aroundo Rimbang-Baling Wildlife Reserve. In Community Empowerment and Conservation Education Association (YAPEKA).

FAO, & JRC. (2012). Perubahan penggunaan lahan hutan global 1990-2005. Makalah Kehutanan FAO No. 169.

Gade, A. M. (2015). Islamic Law and The Environment in Indonesia. Pandangan Dunia: Agama, Budaya, Dan Ekologi Global, 19(2), 161–183.

Hafizd, T. A., Mangunjaya, F. M., & Camin, Y. R. (2017). Tingkat Persepsi dan Kesadaran Masyarakat Desa Tanjung Beringin Terhadap Fatwa Satwa MUI No 4 Tentang Perlindungan Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem. Jurnal Himmah, 1(1), 53–67.

Hartanto, W. (2010). Sensus Penduduk Indonesia 2010. Badan Pusat Statistik/BPS.

I, A. Y. (2011). Pengelolaan Lingkungan dan Keanekaragaman Hayati dalam Perspektif Islam (P. KIM (ed.)).

IUCN. (2016). The IUCN Red List of Threatened Species.

Kremen, C., Niles, J. O., Dalton, M., Daily, G. C., Ehrlich, P. R., Fay, J. P., & Grewal, D. (2000). Economic incentives for rain forest conservation across scales. Sains, 2888(5472), 1828–1832.

Mangunjaya, F. M. (2011). Developing Environmental Awareness and Conservation Through Islamic Teaching. Jurnal Studi Islam, 22(1), 36–49.

Mangunjaya, F. M. (2019). Konservasi Alam dalam Islam edisi revisi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Mangunjaya, F. M., & McKay, J. E. (2012). Reviving an Islamic Approach for Environmental Conservation in Indonesia. Pandangan Dunia: Agama, Budaya, Dan Ekologi Global, 16(3), 286–305.

McKay, J. E. (2013). Integrating Religion within Conservation: Islamic Beliefs and Sumatran Forest Management. Universitas Kent.

Measey, M. (2010). Indonesia: a vulnerable country in the face of climate change. Jurnal Elektronik Mayoritas Global, 1(1), 31–45.

MUI, Prabowo, H. S., Tobing, I. S., Abbas, A. S., & Chairul. (2017). Pelestarian Satwa Langka untuk Keseimbangan Ekosistem: Penuntun Sosialisasi Fatwa MUI No 4, 2014, tentang Fatwa Pelestarian Satwa Langka untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem. LPLH-SDA MUI.

Notoatmodjo, S. (2003). Pendidikan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Pahlevi, T. (2007). Persepsi masyarakat terhadap Taman Wisata Alam Sicikeh-Cikeh (Studi Kasus di Dusun Pancur Nauli, Desa Lae Hole II, Kec. Parbuluan, Kab. Dairi, Sumatera Utara). Universitas Sumatera Utara.

Prawira, E. Y., Camin, Y. R., & Mangunjaya, F. M. (2017). Pengaruh Sosialisasi Fatwa MUI No 4 Tahun 2014 Tentang Pelestarian Satwa Langka Terhadap Tingkat Pengetahuan, Persepsi, dan Preferensi Mayarakat di Kawasan Penyangga Taman Nasional Ujung Kulon. Jurnal Himmah, 1(1), 37–52.

Sriyanto. (n.d.). Kajian Mangsa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae, Pocock 1929) di Taman Nasional Way Kambas. Institut Pertanian Bogor.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

UNAS, P. (2021). Ketua Ppi Unas Ajak Lakukan Konservasi Lingkungan Dari Perspektif Islam. Pusat Pengajian Islam Universitas Nasional.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.579

Article Metrics

Abstract view : 741 times
PDF - 303 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Mutiara Selni, Fachruddin M. Mangunjaya, Gugah Praharawati, Yeremiah Rubin Tjamin, Bahagia

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.