Konsep Moderasi Beragama dalam Pandangan Pendidikan Hamka

Sulaiman W

Abstract


Sebagai tokoh agama yang sangat cinta pada tanah kelahirannya, Indonesia, Hamka memiliki semangat Pancasila. Oleh karena itu, beliau selalu memberikan solusi pemikiran yang berlian dalam mengatasi permasalahan bangsa. Di antara masalah bangsa yang masih hangat dibicarakan hingga saat ini adalah tentang "moderasi beragama". Berbagai analisis bermunculan terkait diterima atau ditolaknya “moderasi beragamaâ€. Atas dasar ini, akan diuraikan bagaimana “konsep moderasi beragama dalam pandangan pendidikan Hamkaâ€. Penelitian ini berbentuk kualitatif dengan menggunakan analisis pemikiran Hamka melalui buku-bukunya di perpustakaan dan dikuatkan dengan pendapat lain tentang Hamka. Akhirnya dapat disimpulkan bahwa moderasi beragama dalam pandangan Hamka adalah keseimbangan hidup bagi umat Islam. Rasulullah saw diutus Allah sebagai "Rahmatan lil 'alamin" dan bukan untuk membunuh non-Muslim. Oleh karena itu, Islam datang membawa kesejukan dan kedamaian antar umat beragama. Moderasi beragama dimaksudkan untuk membantu sesama, saling menghormati dalam arti memberikan kebebasan dalam menjalankan ibadah masing-masing, tidak saling menghina supaya tidak timbul kekerasan yang tidak diinginkan dalam beragama. Namun, Hamka menegaskan jika non-Muslim membuat kekacauan, seperti mengusir Muslim dari kampung halamannya, maka segala sesuatu yang dibolehkan bagi non-Muslim dilarang

Keywords


Konsep, Moderasi Beragama, Pandangan Pendidikan Hamka

Full Text:

PDF

References


Artawijaya & Hidayatullah. (2013). Biografi Singkat Buya Hamka-Sejarah Latar Pendidikan Pemikiran. Diakses 9 Januari 2022. https://tirto.id/biografi-singkat-buya-hamka-sejarah-latar-pendidikan-pemikiran-gaxL.

Ash-Shiddieqy, H. (2016). Tafsir Al-Qur’an al-Majid An-Nur. Pustaka Rizki Putra.

Bakar, Anton & Ahmad Zubair, D. (1994). Metodologi Penelitian Filsafat. Kanisius.

Buseri, K. (2015). Islam Wasaá¹­iyyah dalam Persepktif Pendidikan, disampaikan pada Rakerda/Sarasehan Ulama se-Kalimantan Selatan di Banjarmasin (28 Desembe). disampaikan pada Rakerda, Saresehan Ulama se- Kalimantan Selatab di Banjar Masin.

Fitriani, R., & Dewi, D. A. (2021). Membangun Karakter Generasi Muda Melalui Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Di Tengah Arus Globalisasi. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 3(2), 514–522. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i2.367

Gunawan, H. (2015). Toleransi Beragama Menurut Pandangan Hamka dan Nurcholis Madjid. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hamka. (1978). Tafsir Al-Azhar (cet. 1). Yayasan Latimojong.

Hamka. (1982). Tafsir Al-Azhar (Juz XV). Pustaka Panjimas.

Hamka. (1982). Tafsir Al-Azhar (Juz 1). Pustaka Panjimas.

Hamka. (1983). Tafsir Al-Azhar (juz 3). Pustaka Panjimas.

Hamka. (1983). Tafsir Al-Azhar (Juz 3). Pustaka Panjimas.

Hamka. (1984). Tafsir Al-Azhar (Juz XI). Pustaka Panjimas.

Hamka. (1984). Tafsir Al-Azhar (Juz VII-VI). Pustaka Panjimas.

Hamka. (1985). Tafsir Al-Azhar (Juz XXVIII). Pustaka Panjimas.

Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar. Gema Insani.

Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar (Jilid. 1). Gema Insani.

Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar (jilid 1). Gema Insani.

Kamus. (2014). Louis MaÊ»lÅ«f al-Yasūʻi, al-Munjidu fi al-Lugati wa al-AÊ»lÄm (C. 46 (ed.)). DÄr al-Masyriq.

Kemdikbud. (n.d.). Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Daring. https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/moderasi

Kemenag. (n.d.). Tafsir Kemenag RI, Online. Https://Www.Tokopedia.Com/s/Quran/Al-Anbiya/Ayat-107.

Kemenag. (n.d.). Tafsir Ringkas Kemenag RI. Online. https://www.tokopedia.com/s/quran/yunus/ayat-99.

Kemenag. (n.d.). Tafsir Ringkas Kemenag RI online. Diakses 9 Januari 2022.

Kemenag. (2019). Moderasi Beragama. Kementerian Agama.

Moleong, L. J. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Muhadjir, N. (1996). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rake Sarasin.

Muḥammad Amin, A. R. (2014). Prinsip dan Fenomena Moderasi Islam dalam Tradisi Hukum Islam. Al-Qalam, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, 20(Edisi Khusus Desember), 24.

Nurdin, A. dkk. (2018). Membumikan Islam; Keluasan dan Keluwesan Syariʻat Islam untuk Manusia. Mizan.

Qoumas, Y. C. (2021). Menag Minta PTKIN Jadi Pusat Pengembangan Moderasi Beragama. Https://Www.Kemenag.Go.Id/ Read/Menag-Minta-Ptkin-Jadi-Pusat-Pengembangan-Moderasi-Beragama, Menag Minta PTKIN Jadi Pusat Pengembangan Moderasi Beragama, Diakses Jumat 17 Desember 2021, Diakses 9 Januari 2022.

Rianti, W. (2016). Jurnal paud tambusai. Jurnal PAUD Tambusai, 2(2), 36–42.

Shihab, Q. (2011). Tafsir Al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Quran. Lentera Hati.

Soedjono. (1999). Metode Penelitian Suatu Pemikiran dan Penerapan. Rineka Cipta.

Subhi, M. R. (2018). Kepribadian Dalam Perspektif Hamka. Jurnal Fokus Konseling, 4(1), 51. https://doi.org/10.26638/jfk.501.2099

Suharto, T. (2017). Indonesianisasi Islam: Penguatan Islam Moderat dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. At-Tahrīr, Vol. 1, No(Penguatan Islam Moderat dalam Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia), 156.

Sukmadinata, N. S. (2012). Metode Penelitian Pendidikan (cet. 8). Remaja Rosdakarya.

Syafril, A. (2011). Hamka Tentang Toleransi Beragama, dalam rubrik Islamia Republika. https://www.republika.co.id/berita/qa2ar6430/hamka-tentang-toleransi-beragama

Tarmizi Taher. (2007). Berislam Secara Moderat (cet. 1). Grafindo Khasanah Ilmu.

Ulinnuha, M. & M. N. (2020). Moderasi Beragama Perspektif Hasbi Ash-Shiddieqy, Hamka, dan Quraish Shihab: Kajian atas Tafsir an-Nur, al-Azhar, dan al-Mishbah. Ṣuḥuf, Muhammad U, 55–57. https://doi.org/DOI: https//doi.org/10.22548/shf.v13i1.519 ISSN 1979-6544; eISSN 2548-6942

Wahid, A. & S. & I. S. (2004). Kejahatan Terorisme; Perspektif agama, HAM, dan Hukum. Refika Aditama.

Zamimah, I. (2018). Moderatisme Islam dalam Konteks Keindonesiaan. Al-Fanar: Jurnal Ilmu Al-Qur’Än Dan TafsÄ«r, Vol. 1, No(Moderatisme Islam).

Zarkasyi, H. F. (2011). Islam, HAM dan Kebebasan Beragama. INSIST.




DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2593

Article Metrics

Abstract view : 21 times
PDF - 15 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Sulaiman W

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.