Proses Berpikir Kritis Siswa dengan Gaya Kognitif Field Independent dan Field Dependent dalam Mengajukan Masalah Matematika
Abstract
Tujuan penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan proses berpikir kritis siswa field independent dan field dependent dalam mengajukan masalah matematika. Penelitian ini merupakan penelitian kualititatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan tes Group Embedded Figures Test (GEFT) untuk mengetahui kecenderungan gaya kognitif field independent dan field dependent siswa, Tes Kemampuan Matematika (TKM) serta lembar tes pengajuan masalah untuk mengetahui proses berpikir kritis siswa. Subjek ipenelitian iterdiri iatas idua iorang isiswa ikelas iVIII iA iSMP idengan gaya kognitif field independent dan field dependent serta keduanya mampu menyelesaikan dan mengajukan masalah. Hasil ipenelitian imenunjukkan ibahwa iproses iberpikir ikritis ikedua isubjek mengenai pemahaman relatif sama, namun subjek FD tidak mampu dalam membuat dugaan awal dalam menyusun rencana penyelesaian. Kedua subjek memiliki cara pemecahan dan pengajuan masalah yang berbeda, walaupun subjek FD kurang dalam memberikan alasan yang kuat terkait pemecahan dan pengajuan masalah. Subjek FI mampu memeriksa kembali jawaban pada pemecahan masalah serta mampu mengajukan dua masalah yang berbeda dengan jawaban yang benar. Kedua subjek mampu memeriksa kembali pada tahapan pengajuan masalah beserta penyelesaiannya, walaupun subjek FD tidak menuliskannya dalam lembar jawaban.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Afifah, D., S., N. (2015). Profil Pengajuan Masalah Matematika Siswa SMP Berdasarkan Gaya Kognitif. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Matematika. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Matematika, Vol. 1(No. 1).
Geni, P., Mastur, Z., & Hidayah, I. (2017). Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Pembelajaran Problem Based Learning Bernuansa Etnomatematika Ditinjau Dari Gaya Kognitif. Unnes Journal Of Mathematics Education Research, 11–17.
Hardiyanti, A. H., T, A. Y., & Sayu, S. (2019). Kemampuan Berpikir Kritis Ditinjau dari Field Dependent dan Field Independent Materi Segitiga dan Segiempat. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(12), 1–10.
Ismail, Suwarsono, S., & Lukito, A. (2018). Critical Thinking Skills of Junior High School Female Students with High Mathematical Skills in Solving Contextual and Formal Mathematical Problems. Journal of Physics: Conference Series, 953(1). https://doi.org/10.1088/1742-6596/953/1/012205
Kar, T., & Isik, C. (2014). Analysis of problems posed by pre-service primary teachers about adding fractions in terms of semantic structures. Mathematics Education, Vol. 9(No. 2), 135–146.
Maesyaroh, A. (2019). Analisis Berfikir Kritis Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Independent Dan Field Dependent Siswa. Universitas Muhammamadiyah Jember.
Muhammad, T. (2015). Cognitive Styles Field Dependence/Independence And Scientific Achievement Of Male And Female Students Of Zamfara State College Of Education Maru, Nigeria. Journal Of Education And Practice, Vol. 6 No. 10.
Novianti, A. W., Sadieda, L. U., & Suparto. (2020). Profil Kompleksitas Soal Matematika Siswa Visualizer Dan Verbalizer Dalam Post Solution Problem-Posing. Jurnal Review Pembelajaran Matematika,. Jurnal Review Pembelajaran Matematika, 14–29.
Oktavia, B. (2020). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Kognitif Field Dependent Dan Field Independent Dalam Pemecahan Masalah Matematika Materi Segiempat Di Kelas Vii Smp N 4 Tungkal. Universitas Jambi.
Peter, E. (2012). Critical Thinking: Essence for Teaching Mathematics and Mathematics Problem Solving Skills. Journal of African Journal of Mathematics and Computer Science Research, Vol. 5(No.3), 39–43.
Rasiman. (2013). Proses Berpikir Kritis Siswa Sma Dalam Menyelesaikan Masalah Matematika Bagi Siswa Dengan Kemampuan Matematika Rendah. Prosiding Seminar Nasional Matematika Dan Pendidikan Matematika.
Rochainah, E. (2020). Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Dalam Mengajukan Masalah Matematika Ditinjau Dari Kecerdasan Majemuk. Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.
Rufaidah, A. S., & Ismail. (2021). Profil Berpikir Kritis Siswa Dalam Memecahkan Masalah Matematika Open Ended Ditinjau Dari Gaya Kognitif Field Dependent-Independent. Jurnal Penelitian Pendidikan Matematika Dan Sains, Vol. 5(No. 1).
Silver, E. A., & Cai, J. (1996). An analysis of arithmetic problem posing by middle school students. Journal for Research in Mathematics Education, 27(5), 521–539. https://doi.org/10.2307/749846
Siswono, T. Y. E. (2018). Pembelajaran Matematika Berbasis Pengajuan dan Pemecahan Masalah. PT Remaja Rosdakarya.
Slameto. (2010). Belajar dan Faktor - Faktor yang Mempengaruhinya. Rineka Cipta.
Susan, H., & Collinson, G. (2005). Achieving Evidence Based Practice: A Handbook For Oartitioners. Elsevier.
Susanto, H. A. (2019). Pemahaman Pemecahan Masalah Berdasar Gaya Kognitif. CV. Budi Utama : Deepublish.
Thobroni. (2015). Belajar & Pembelajaran. Ar - Ruzz Media.
Vendiagrys, L., I, J., & M. (2015). Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Soal Setipe Timss Berdasarkan Gaya Kognitif Siswa Pada Pembelajaran Model Problem Based Learning. Unnes Journal Of Mathematics Education Research, 34–41.
Witkin, H. A., Moore, C. A., Goodenough, D. R., & Cox, P. W. (1977). Field-Dependent and Field Independent Cognitive Styles and Their Educational Implications. Review of Educational Research 47 (1), 1–64. doi: https://doi.org/10.2307/1169967
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.3275
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Harmia Rani, Tatag Yuli Eko Siswono, Siti Khabibah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)