Peran Pemerintah Daerah pada Pendidikan Vokasi di Kota Industri Cilegon: Analisis Kebijakan Pendidikan dalam Mendukung Industri 4.0
Abstract
Penelitian ini mengkaji kesiapan strategis Pemerintah Kota Cilegon dalam menyinkronkan pelatihan vokasi dengan tuntutan industri berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026. Sebagai pusat industri utama, Cilegon menghadapi tantangan signifikan berupa pengangguran di kalangan lulusan sekolah menengah yang disebabkan oleh ketidaksesuaian keterampilan yang persisten. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah, alokasi anggaran, dan target kinerja yang berkaitan dengan penguatan pendidikan vokasi pada era Industri 4.0. Dengan menggunakan metode analisis kualitatif terhadap RPJMD Kota Cilegon, ditemukan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan daya saing SDM melalui program prioritas "25 Ribu Lapangan Kerja". Temuan penelitian menunjukkan adanya alokasi anggaran tahunan yang konsisten sebesar 11 miliar khusus untuk pelatihan berbasis kompetensi dan pemagangan industri. Kebijakan tersebut menetapkan target sertifikasi kompetensi sebesar 80% bagi para pencari kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun kerangka strategis telah terbentuk, efektivitas pelaksanaannya sangat bergantung pada sinergi antara Balai Latihan Kerja dengan kemitraan sektor swasta melalui skema pemagangan. Selain itu, mengingat kewenangan sekolah menengah kejuruan formal berada di bawah pemerintah provinsi, pemerintah kota memfokuskan intervensi pada pelatihan vokasi non-formal untuk menjembatani kesenjangan keahlian. Implikasi dari studi ini menegaskan bahwa penyerapan tenaga kerja yang efektif memerlukan standar sertifikasi terintegrasi yang diakui oleh investor dan industri berskala internasional
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Amrullah, A., Martono, T., Mafruhah, I., Sabandi, M., Muzakir, M. A. I., & Hermanu, D. I. (2025). Optimizing Vocational Education Management: A Study on Indonesian State Vocational High Schools. Educational Process International Journal, 15(1). https://doi.org/10.22521/edupij.2025.15.129
Anwar, C., Sofyan, H., & Ratnaningsih, N. (2024). Digital technology practices for vocational teachers in the industrial revolution 4.0: Mediating technology self-efficacy. Journal of Pedagogical Research, 1. https://doi.org/10.33902/JPR.202424585
Indartik, E., & Pantiwati, Y. (2026). Desain Pembelajaran Kuliner Berbasis Industri (BREW WINDEN) dengan Model Hannafin & Peck. 8(1).
Kanyakan, P., Masena, C., Singhaphan, P., Taochan, S., & Khantharee, N. (2024). Strategies to Manage Vocational Education to Excellence. Journal of Education and Learning, 14(2), 230. https://doi.org/10.5539/jel.v14n2p230
Kisno, K., Sumaryanto, S., Gultom, S., & Darwin, D. (2022). Persepsi guru SMK pusat keunggulan tentang model kepemimpinan etnis Jawa: Asta Brata. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 10(2), 150–161. https://doi.org/10.21831/jamp.v10i2.48896
Nguyen, T. V., Nguyen, H. T., Cao, C. D., & Vu, H. T. T. (2023). Activities of the practice teaching organization and vocational teaching facilities in collaboration between the vocational school and units employing. Journal of Education and E-Learning Research, 10(2), 243–249. https://doi.org/10.20448/jeelr.v10i2.4588
Nurjanah, I., Ana, A., & Masek, A. (2022). Systematic Literature Review: Work readiness of vocational high school graduates in facing the industrial 4.0 era. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan.
Omar, M., & Kamaruzaman, F. M. (2024). Technical and vocational education training and industry collaboration: A bibliometric review. Journal of Education and Learning (EduLearn), 18(4), 1582–1592. https://doi.org/10.11591/edulearn.v18i4.21120
Omar, M., Kamaruzaman, F. M., Arsad, N. M., & Yusof, I. J. (2023). Bibliometric Review on TVET and Industry Collaboration.
Putranto, F. G. F., Natalia, C., & Pitriyani, N. K. D. (2024). Closing the Gap Between Education and Labor Market Requirement: Do Vocational Education Matter? The Journal of Indonesia Sustainable Development Planning, 5(3), 181–191. https://doi.org/10.46456/jisdep.v5i3.614
Sari, R., Basyar, A. K. A., Rahman, A., & Wardoyo, S. (2024). Peran Pendidikan Vokasi dalam Meningkatkan Keterampilan Kerja di Era Industri 4.0. 6(6).
Setiawan, A., Andrian, D., Dardjito, H., Yuldashev, A. A., Murlianti, S., Khairas, E. E., Handoko, L., & As’ad, I. (2023). The impact of Indonesia’s decentralized education on vocational skills and economic improvement of students. Jurnal Pendidikan Vokasi, 13(3), 246–261. https://doi.org/10.21831/jpv.v13i3.68026
Spoettl, G., & T?tlys, V. (2020). Education and Training for the Fourth Industrial Revolution. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 26(1), 83–93. https://doi.org/10.21831/jptk.v26i1.29848
Sutianah, C., Sobandi, B., Yamin, A. A., & Trang, P. D. K. (2024). Increasing creativity, production innovation and commercialization through the new teaching factory model based on life skills. Jurnal Pendidikan Vokasi, 14(2). https://doi.org/10.21831/jpv.v14i2.67400
Vachruddin, V. P., Susanto, B. A., Karim, A. R., Kusaeri, K., & Aditomo, A. (2023). Industrial-based competency and expertise assessment: Study of management assessments at SMK center of excellence and vocational education and training (vet). Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 29(2). https://doi.org/10.21831/jptk.v29i2.63801
Wahjusaputri, S., Nastiti, T. I., & Liu, Y. (2024). Development of a hybrid teaching factory model based on school governance in improving employability skills of vocational students. Jurnal Pendidikan Vokasi, 14(1), 53–62. https://doi.org/10.21831/jpv.v14i1.65108
DOI: https://doi.org/10.31004/edukatif.v8i2.8968
Article Metrics
Abstract view : 36 timesPDF - 16 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Yudha Dwi Laksono, Cucu Atikah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



1.png)